Dari sudut pandang evolusi, menopause itu “aneh”. Logika dasar seleksi alam adalah bereproduksi selama mungkin. Tapi anehnya, seorang perempuan tanpa terkecuali, akan mengalami menopause dengan konsekuensi tidak lagi dapat bereproduksi.

Namun dibalik menopause ternyata tersimpan rahasia besar. Rahasia itu tergambar dalam dua teori berikut ini:
Pertama, teori good mother. Teori ini mengatakan bahwa menopause mungkin muncul untuk melindungi sang ibu dan anak. Ketika seorang ibu tidak mengalami menopause, kemungkinan dia akan hamil di usia senja sehingga anak bisa terlantar. Menopause juga melindungi keselamatan ibu karena melahirkan sangat beresiko.
Para ahli mengatakan manusia itu sebenarnya terlahir secara prematur. Tidak seperti sapi, kambing atau binatang mamalia lainnya, lahir “ceprot” langsung bisa jalan. Manusia butuh bertahun-tahun untuk bisa mandiri.
Menopause mengandung pesan agar setiap perempuan dapat menjadi ibu yang baik (good mother) dengan menjaga keberlangsungan generasi berikutnya.
Kedua, teori grandmother. Teori ini melangkah satu generasi lebih jauh. Bukan hanya soal merawat anak sendiri, tetapi juga membantu untuk merawat cucu.
Tanpa kita sadari, itulah yang terjadi dalam banyak kehidupan kita. Ketika kita sibuk dan anak tidak ada yang menjaga, nenek adalah solusi.
Maka, perempuan yang hidup lebih lama setelah berhenti bereproduksi bisa membantu mengasuh cucu. Bantuan ini dapat meningkatkan peluang hidup anak-cucunya. Meskipun ia tidak lagi melahirkan, ia tetap membantu kelangsungan genetik keluarganya, karena cucu tetap membawa sebagian gennya.
Inilah mungkin rahasia menopause. Agar dapat menjadi ibu sekaligus nenek yang baik. Selain itu, inilah juga yang mungkin menjadi penyebab mengapa perempuan itu lebih lama hidupnya daripada laki-laki.
Begitu mulianya menjadi seorang ibu. Maka saya perlu menambahkan teori yang ketiga: good inspiration. Beliaulah inspirasi terkuat kehidupan seorang anak.
Saya berdoa atas segala kebaikan semoga terlimpah kepada seluruh ibu yang ada di muka bumi ini. Amiien.
